BEKERJALAH UNTUK DIRI ANDA SENDIRI

IMG_20160806_093631Tulisan ini dedikasikan buat teman-teman & sahabat yang saat ini bekerja sebagai employ

Pernahkah Anda mengalami bekerja dengan perasaan malas, tidak semangat, loyo, masuk hari senin…senin lagi senin lagi?

Pernahkah Anda mengalami perasaan, kayaknya target kok terus dinaikin ya, capek banget aku, target lagi, target lagi?

Dan seringkali kita bekerja merasa ada beban, rasa tidak nyaman, dan persaaan negatif lainnya.

Mengapa kita saat melihat target dinaikkan, tuntutan pekerjaan diperusahan menumpuk, bukan membuat kita bekerja semakin keras, semakin kencang, tetapi itu malah menjadi suatu beban. Apabila ini yang sering anda hadapi? Inilah beberapa alasan hal itu terjadi:

Paradigma kurang pas yang menyebabkan karyawan tidak semangat dalam bekerja. Yaitu karena  Anda bekerja untuk perusahaan bukan untuk diri sendiri. Paradigma inilah yang sering menggelayut didalam pikiran karyawan: ngapain aku bekerja keras? toh ini untuk perusahaan. Atau apapun yang di lakukan dan dikontribusikan untuk perusahaan, saya hanya mendapatkan gaji saja dan hal itu berlangsung rutin setiap bulan.

Bagaimana kita bisa merubah paradigma atau mindset itu. Sehingga pada saat bekerja kita lebih enjoy, lebih semangat dan bisa memberi lebih kepada perusahaan.

Alasan bekerja yang benar, bekerjalah untuk diri sendiri, dimana Anda merasa diuntungkan, bukan hanya untuk perusahaan. Ada Tiga alasan mengapa kita bekerja untuk diri sendiri, diantaranya:

Pertama, mengembangkan keahlian, pada saat bekerja kita diberikan tantangan, target lebih dan bahkan kita diberikan tugas yang diluar KPI (Key Performnace Indicator) pekerjaan, bahkan itu bukan dalam job description  kita, dan kita harus melakukannya. Saran saya ambil, karena seringkali pada saat kita diberi tanggung jawab lebih, disitulah kita sedang membangun skiil baru.

Ingat kemampuan yang kita miliki bukan melekat pada perusahaan, tetapi melekat pada diri sendiri walaupun perusahaan tidak memberikan reward untuk itu. Malah saat anda tidak mau menerima tantangan lebih atau tanggung jawab lebih, maka kemampuan kitapun tidak akan meningkat. Dan  ingat skiil itu akan meningkatkan nilai Anda, meski anda sudah tidak bekerja ditempat tersebu. Begitu pula ketika sudah berpindah kerja ditempat yang lain, maka skiil tersebut akan terus anda bawa.

Kedua, mengembangkan karakter, karena kita berada dilingkungan yang memaksa bekerja lebih, maka otak kita menjadi lebih kreatif. Dan kreatifitas itu memaksa kita akan menumbuhkan karakter-karakter yang diperlukan agar pekerjaan itu bisa diselesaikan dengan baik. Percaya atau tidak orang-orang yang bekerja lebih dibanding dengan apa yang diminta, maka muncul karakter yang positif yang itu nantinya diperlukan dimanapun anda berada. Apabila misalnya anda sudah tidak bekerja disitu lagi maka karakter anda akan terbangun lebih matang, dan jiwa anda akan terbangun lebih kuat sehingga saat kondisi tidak nyaman maka karakter ini akan membuat anda lebih damai dan bahagia.

Ketiga, mengembangkan pengetahuan, karena dengan menerima tantangan itu, kita memiliki wawasan yang lebih, memiliki sudut pandang baru terhadap apapun yang kita hadapi. Bayangkan kalau anda hanya menerima pekerjaan yang rutin anda lakukan, bahkan anda tergolong “expert” disitu, maka ketika anda sudah tergolong ahli disitu tanpa sadar kita stop bertumbuh disitu. Karena kita sudah tidak menstimulasi otak kita untuk memikirkan hal-hal baru, sesuatu yang kita lakukan lebih bersifat reflek.

Itulah alasan kenapa kita perlu bekerja untuk diri anda sendiri bukan cuma kepentingan perusahaan. Dengan begitu maka anda akan tampil sangat maksimal, produktif bahkan kontributif. Karena bekerja untuk meningkatkan kemampuan, karakter & pengetahuan. Hal tersebut membuat nilai kita dimata orang lain akan sangat besar. Ingat ! gaji hanya sebuah bonus, yang membuat kita dibayar mahal bukan gaji, tetapi value yang kita miliki yang bisa berdambak besar bagi perusahaan dan banyak orang.

Bekerjalah untuk diri anda sendiri bukan untuk perusahaan, saat anda bekerja untuk diri sendiri berarti anda membangun diri anda sendiri.

Salam pertumbuhan

Muhammad Amin
Personal Development Trainer
Penggerak Masyarakat

Ingin ngobrol dengan saya? Follow twitter saya di @amininspirator

 

About admin

Muhammad Amin adalah seorang trainer profesional di bidang komunikasi dan pengembangan diri. Selain itu, Amin juga merupakan seorang penulis, coach, dan juga motivator.
This entry was posted in inspirasi, motivasi and tagged . Bookmark the permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *