PERLUKAH MASA LALU DILUPAKAN

dwicitraSeorang sahabat curhat kepada saya “mas saya mendapatkan nasehat dari seseorang bahwa masa lalu itu ibarat spion, yang hanya perlu dilihat sesekali, tetapi fokuslah kepada kaca depan, fokuslah kepada masa depan. Nasehat kedua, masa lalu sebaiknya dilupakan saja, yang lalu biarlah berlalu, yang belum berlalu laluilah, gimana menurut mas?”. Mungkin Anda juga familier dengan nasehat itu.

Menurut saya nasehat itu ada benarnya tetapi konteksnya perlu kita lihat lagi lebih dalam. tujuan seseorang mengatakan masa lalu biarlah berlalu lupakan saja, adalah fokus ke masa depan. Dan masa lalu ibarat kaca spion yang boleh sesekali kita lihat kebelakang dan fokus kedepan. Hal itu ada benarnya karena tujuan seseorang mengatakan itu agar kita tidak terjebak dimasa lalu. khususnya pengalaman yang buruk, kenangan-kenangan traumatik yang itu membuat seseorang susah move on.

Namun kalau kita bedah lebih dalam lagi sebenarnya pengalaman masa lalu, baik itu kenangan manis maupun kenangan buruk itu adalah sesuatu yang bermanfaat. bukan untuk dilupakan sebenarnya, kalau kita mengerti esensinya. Pengalaman yang buruk itu malah bisa dijadikan sesuatu yang nantinya bisa membawa manfaat yang besar dimasa depan. Kenapa seseorang sering mengatakan lupakan saja masa lalu? karena kawatir bahwa mengingat kembali masa lalu akan membuat seseorang itu kembali sedih, galau, terpuruk sehingga kontra produktif.

Oleh sebab itu masa lalu bukan untuk dilupakan, tetapi kita ‘maknai ulang’ (ambil hikmah) kejadian dulu dengan dengan pemaknaan yang sekarang yang lebih baik, positif dan berdaya. Perubahan pemaknaan ini akan membawa kita lebih tenang, damai dan bahagia sehingga kedepan lebih baik. Martin Selligman seorang psikolog dari Amerika mengatakan ‘bahagia adalah kemampuan untuk puas terhadap masa lalu, mampu menikmati masa kini dan optimis menghadapi masa depan”.

Bagi anda yang memiliki masa lalu yang buruk atau kenangan yang tidak menyenangkan baiknya tidak dilupakan, kenapa? Karena itu sudah hadir dalam kehidupan kita tentunya punya tujuan, Allah hadirkan dalam kehidupan kita tentu punya makna.

Bagimana caranya agar kita bisa mengubah pemaknaan atas masa lalu?

Pertama, menerima, ikhlaskan dan maafkan kejadian masa lalu yang hadir dalam hidup kita. Terutama kejadian yang buruk dan tidak menyenangkan, meski tidak gampang butuh latihan.

Kedua, pilih sudut pandang dengan ambil hikmah. Pembelajaran apa yang aku dapatkan dari kejadian itu, mengapa masa lalu itu hadir dikehidupanku, pasti Allah punya rencana kebaikan untuk masa depanku.

Ketiga, bersandar kepada ilahi, mohon pertolongan kepada Allah untuk diberikan kekuatan agar kuat menjalani ujian-ujian kehidupan. Yakinlah bahwa Allah tidak akan memberikan beban kepada hambanya diluar batas kemampuan kita.

Semoga bermanfaat karena tulisan ini adalah nasehat untuk diri saya sendiri.

Muhammad Amin
Personal Development Trainer
Penggerak Masyarakat

Ingin ngobrol dengan saya? Follow twitter saya di @amininspirator & instagram @amininspirator

About admin

Muhammad Amin adalah seorang trainer profesional di bidang komunikasi dan pengembangan diri. Selain itu, Amin juga merupakan seorang penulis, coach, dan juga motivator.
This entry was posted in inspirasi, motivasi and tagged , . Bookmark the permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *