BELAJAR HIKMAH DARI AIR

air-sebagai-sumber-kehidupan-dan-pembelajaranNabi Muhammad SAW dalam sebuah sabdanya “carilah ilmu dari buaian sampai liang lahat” (HR. Muslim). Setiap hari memang kita harus belajar, dan belajar tidak harus lewat jalur formal yang ada kurikulum, tamatan & alumnusnya. Tetapi belajar bisa lewat siapapun, bahkan dengan alam semesta ciptaan Allah SWT.

Nah hari ini kita akan belajar lewat sesuatu yang sangat penting untuk kehidupan. Setiap hari digunakan & dibutuhkan, bahkan 70 % dari tubuh yaitu air. Kita akan belajar hikmah dari air, karena dari air ini bisa diambil beberapa makna filosofi yang luar biasa, kalau mau ditadaburi:

Pertama, air itu selalu mengalir ketempat yang rendah. Maknanya air itu ibarat ilmu yang hanya bisa mengalir kepada orang-orang yang memiliki kerendahan hati, tidak sombong, tidak merasa dirinya paling pintar, orang inilah yang paling banyak dapat ilmu kehidupan.

Pengalaman dikelas pelatihan, orang yang tidak mendapat ilmu adalah orang sombong, merasa paling pintar, dan biasanya penyakitnya adalah ‘i know’ (saya sudah tahu) sehingga dirinya menutup diri dari ilmu & hikmah yang harusnya bisa didapatkan. Seringkah penyakit ‘i know’ ini menghinggapi Anda?

Kedua, air akan selalu mengikuti bentuk dari wadahnya. Kalau air dituang kedalam botol, bentuknya berubah seperti botol, dituang kedalam gelas maka air bentuknya seperti gelas. Apa maknanya? air itu fleksibel, maka setiap pribadi harus fleksibel dalam kehidupan, karena kita hidup tidak sendiri, hidup bersosialisasi di masyarakat, hidup tidak dengan semua orang yang mengerti pikiran & perasaan kita, maka kitapun harus mengerti pikiran dan perasaan orang lain, itulah yang disebut dengan fleksibel (tentunya sesuai dengan prinsip-prinsip yang kita anut).

Kalau kita bersikeras terhadap yang dimau dan berharap orang mau mengeti, tidak ada fleksibilitas disana, maka kita akan dijauhi orang.

Ketiga, air itu sifat alamiahnya adalah mendinginkan/memadamkan. Maka jadilah pribadi yang mendamaikan dan memadamkan amarah bukan malah menyulut amarah.

Keempat, tanpa air kekeringan, kebanyakan air kebanjiran. Kurang minum air putih dehidrasi, kebanyakan minum perut jadi kembung. Apa maknanya? dalam hidup harus seimbang, semua ada takarannya kalau kebanyakan atau berlebihan tentunya tidak baik.

Misal, kalau kita fokus kerja keras terus, mungkin uang kita dapatkan tapi ada yang dikorbankan, lalai dalam sholat, lupa makan, hubungan keluarga kurang harmonis, kesehatan terganggu dan sebagainya. Maka dalam kehidupan harus seimbang & semua ada takarannya.

Semoga bermanfaat karena tulisan ini adalah nasehat untuk diri saya sendiri. Mari terus belajar & belajar lewat apapun salah satunya belajar hikmah dari air.  Sepert firman Allah  ‘Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat’ (QS. Al-Mujadalah : 11).

Muhammad Amin
Personal Development Trainer
Penggerak Masyarakat

Ingin ngobrol dengan saya? Follow twitter saya di @amininspirator  & instagram @amininspirator

 

About admin

Muhammad Amin adalah seorang trainer profesional di bidang komunikasi dan pengembangan diri. Selain itu, Amin juga merupakan seorang penulis, coach, dan juga motivator.
This entry was posted in inspirasi, motivasi and tagged , . Bookmark the permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *